Tatapan Itu

Tatapan itu masih sama kayak biasanya, penuh misteri, teka teki yang gabisa aku pecahkan, kamu ga bakal tau, ini hati capek ngertiin tatapan itu, tatapan menusuk itu.

Dimulai dari pagi saat itu, aku bahkan tak mengharapkan kehadiranmu, aku berangkat sekolah membawa secangkir kebahagiaan untuk teman-temanku, termasuk kamu jika masih ingin mengenalku, dan dari sekian lama liburanku, sekian lama aku mengabaikanmu, melupakanmu, tidak perdulikan kamu, aku dihadapkan kenyataan kalo aku bakal ketemu kamu lagi, ditempat kita biasa bercanda tertawa sama-sama, ditempat dua tahun kita belajar sama-sama, iya, kelas.

Continue reading Tatapan Itu